SHUT DOWN VALVE
- Oct 15, 2017
- 1 min read
Setiap sistem operasional seperti stasiun kompresor gas ataupun di kilang pasti memiliki potensi untuk terjadi hal-hal yang tak diinginkan yang dapat membuat sistem terhenti atau istilahnya "Shutdown", hal yang tak diinginkan contohnya seperti listrik mati, kompresor mati, kebocoran gas, hingga terdapat sumber api.
Untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan diperlukan valve yang mampu mengisolasi gas yang masuk (in) ataupun keluar (out) dari suatu sistem, valve tersebut dinamakan "Shutdown Valve (SDV)". Shutdown valve posisinya diletakan di inlet dan outlet sistem, dan jenis valve yang biasa digunakan adalah ball valve.
Actuator yang umum digunakan adalah yang berjenis pneumatic, dengan penggerak dari udara bertekanan yang mendorong per (spring) sehingga posisi valve terbuka saat operasi normal. Saat terjadi shutdown, tekanan pada sistem pasti akan mengalami perbedaan baik itu melonjak naik atau menurun. Jika tekanan tersebut mencapai settingan batas minimal dan maksimal SDV, udara pada actuator akan terbuang dan posisi spring akan melonggar (rilex) yang menyebabkan valve menutup.
.
.
. Jika melakukan suatu pekerjaan yang berpotensi gagal atau salah, milikilah rencana penanggulangan. Agar kegagalan yang ditimbulkan tidak berdampak terlalu besar dan merugikan.










Comments